call us:   0811-969-0809

Follow us:





Wellen Print
PrintPengertian Teknik Cetak Datar {Planography Print}, Apa Sih Itu?

Pengertian Teknik Cetak Datar {Planography Print}, Apa Sih Itu?

Metode yang sering dipakai dalam bidang seni grafis salah satunya adalah teknik cetak. Terdapat banyak jenis teknik cetak. Pada dasarnya, teknik cetak datar adalah seni mencetak menggunakan bidang datar, teknik ini merupakan satu dari yang paling umum digunakan.


Apa Itu Teknik Cetak Datar atau Planography Print Ya?

Plat datar
Plat datar

Teknik cetak datar, juga dikenal sebagai planography print adalah teknik yang melibatkan penggunaan media dengan permukaan yang rata, seperti plat cetak datar

Asalnya berawal dari abad ke-16 di Eropa, awalnya menggunakan batu kapur sebagai media cetak menjadikannya awal mula dari teknik cetak datar atau litografi. Sedangkan pengertian dari apa itu litografi yang merupakan awal dari teknik cetak datar adalah teknik mencetak pada permukaan yang licin seperti pada batu.

Berbeda dengan teknik cetak dalam atau cetak tinggi yang menggunakan perbedaan ketinggian permukaan, teknik cetak datar adalah teknik yang menempatkan bagian gambar dan non-gambar pada ketinggian yang sama. Lapisan emulsi digunakan untuk menarik tinta pada bagian gambar, sementara bagian non-gambar menolak tinta.

Contohnya, dalam cetak datar pada batu kapur, permukaan batu dilapisi dengan senyawa penolak air sebelum tinta diaplikasikan. Kemudian, kertas ditekan pada permukaan batu secara merata sehingga tinta menempel pada kertas.

Ini Sejarah Percetakan yang Perlu Kalian Tahu! Panjang Loh

Baca juga

Apa Aja Sih yang Termasuk dalam Teknik Cetak Datar Itu?

Tentunya kamu sudah paham dengan apa itu teknik cetak datar setelah membaca penjelasan di atas. Nah, sekarang saatnya membahas apa saja yang termasuk dalam teknik cetak datar.

Teknik Cetak Offset

Cetak Offset

Salah satu metode umum yang dikenal dalam percetakan adalah teknik cetak offset. Teknik ini melibatkan transfer materi cetakan dari plat ke karet, lalu ke permukaan bahan dengan menggunakan tinta basah. Proses cetak ini memerlukan pengeringan setelahnya.

Dalam prakteknya, teknik offset sering dipilih untuk cetakan dalam jumlah besar karena dianggap ekonomis dan berkualitas tinggi. Dibandingkan dengan teknik cetak lainnya, offset dinilai sebagai opsi yang paling hemat biaya dan tetap menghasilkan kualitas yang konsisten untuk kebutuhan cetak dalam jumlah besar seperti dalam cetak buku.

Teknik binding atau jilid yang sering kita temukan pada jilid buku juga dapat termasuk dalam proses finishing dari teknik cetak offset ini.

Cara Membuat Hard Cover Jilid, Loh? Segampang Itu?

Baca juga

Teknik Cetak Flexografi

Cetak Flexografi

Flexografi mungkin merupakan teknik yang kurang dikenal oleh masyarakat luas. Flexografi adalah teknik cetak yang menggunakan plat fleksibel, biasanya terbuat dari karet.

Penerapan paling umum dari teknik ini adalah dalam proses penyetempelan. Ketika permukaan stempel karet memiliki tulisan yang lebih tinggi dari permukaan kosongnya, saat ditekan pada bak tinta, tinta mudah ditransfer dari bak ke stempel. 

Kemudian, saat stempel ditekan pada kertas, tulisan yang sama akan dicetak pada kertas sesuai dengan yang ada di stempel karet.

Ini Standar Ukuran Kertas dari Seri A4 Hingga Seri R, Simak!

Baca juga

Teknik Cetak Rotografure

cetak rotografure
Cetak rotografure

Rotogravure, sebuah teknik cetak yang menggunakan silinder berputar, menghasilkan cetakan dengan tekstur yang timbul ataupun ukiran gambar. Istilah “rotogravure” sendiri terdiri dari dua kata, yakni “roto” yang berarti berputar, dan “gravure” yang mengacu pada ukiran.

Dalam praktiknya, proses cetak ini melibatkan penggunaan plat film sebagai perantara untuk membawa gambar awal atau desain yang akan diukir. Silinder rotary yang berputar digunakan untuk mencetak gambar atau desain agar dapat menjadi produk jadi. 

Proses teknik cetak ini bisa dibilang kompleks dan memakan waktu. Sedangkan untuk model warna yang digunakan dalam mesin percetakan ini umumnya menggunakan model warna CMYK.

Perbedaan RGB dan CMYK dalam Desain Grafis, Cek Faktanya

Baca juga

Teknik Cetak Sablon

Cetak Sablon

Cetak sablon, juga dikenal sebagai cetak saring, adalah metode cetak untuk mereproduksi desain atau gambar dengan menggunakan screen sebagai acuan cetaknya. Biasanya, kain atau kertas digunakan sebagai media, seperti pada poster, kaos sablon, atau kemasan produk.

Teknik cetak ini melibatkan penyaringan tinta melalui screen yang telah menggunakan proses afdruk film dengan cairan emulsi, sehingga desain dapat ditransfer ke media cetak. Cetak sablon mulai dikenal di Indonesia pada masa penjajahan Belanda dan Jepang, saat digunakan untuk propaganda politik dalam bentuk poster dan spanduk.

Jasa Sablon Kaos Murah Kualitas Tinggi

Baca juga

Proses dari Teknik Cetak Datar

proses teknik cetak datar
Proses Cetak Datar

Dalam proses cetak datar, terdapat teknik dasar untuk menciptakan hasil cetak pada media papan atau plat dan batu kapur. Pada pemilihan papan atau plat, penting untuk memastikan permukaannya datar. 

Emulsi diterapkan pada bagian tertentu pada plat atau papan, sehingga saat meneteskan tinta warna, bagian yang terkena emulsi menolak warna, sementara yang tidak akan menerima cat warna. 

Proses selanjutnya melibatkan transfer warna dari permukaan papan atau plat ke media lain, seperti kertas, dengan cara menempelkan kertas pada permukaan papan atau plat.

Sementara itu, batu kapur juga dapat digunakan sebagai media dengan kemampuan menyerap cairan, seperti tinta warna dan air. Permukaan batu kapur dilapisi oleh senyawa penolak air. 

Setelah menerapkan tinta pewarna, media lain seperti kertas dilekatkan dan ditekan ke permukaan batu kapur secara merata, sehingga tinta melekat pada kertas.

Apa Saja Kelebihan dari Teknik Cetak Datar?

Teknik cetak datar mempunyai keunggulan-keunggulan yang dapat diandalkan customer. Berikut adalah kelebihan dari teknik cetak datar:

Proses Produksinya Lebih Cepat Lho!

Teknik cetak datar memiliki kelebihan dalam hal waktu, baik dari proses pengerjaan hingga pengeringannya, yang lebih singkat dibandingkan dengan metode lainnya. Oleh karena itu, teknik ini dapat mempercepat proses produksi.

Hasil Produksinya Juga Lebih Banyak!

Karena proses produksi teknik cetak datar lebih cepat dibandingkan metode lainnya, maka jumlah produksi yang dihasilkan akan lebih banyak. Selain itu, teknik cetak ini memberikan efisiensi waktu dan tenaga yang dapat digunakan untuk meningkatkan produksi karya seni atau produk lain yang ingin kamu hasilkan.

Apa Saja Kekurangan dari Teknik Cetak Datar?

Meskipun mempunyai kelebihan yang dapat diandalkan dan dapat digunakan pada bermacam-macam produk, namun teknik cetak dasar mempunyai kekurangan, yaitu sebagai berikut:

Sayangnya Cuma Bisa Digunakan di Bidang Datar Nih

Seperti namanya, teknik cetak ini hanya dapat digunakan dengan bantuan media cetak yang memiliki permukaan datar. Dengan kata lain, fleksibilitas teknik cetak ini tidak sebanyak teknik cetak lainnya.

Presisinya Juga Harus Tinggi

Dalam menerapkan teknik cetak ini, tingkat presisi memiliki dampak besar pada hasil cetak. Dengan kata lain, jika media cetak sedikit miring, hal ini akan secara signifikan memengaruhi kualitas tinta printer warna, menyebabkan tinta melebar lebih mudah dan hasil cetak tidak optimal.

Teknik cetak datar, atau planography print, menonjolkan keunggulan dalam efisiensi waktu produksi yang lebih cepat dan jumlah produksi yang lebih banyak dibandingkan dengan metode lainnya. 

Dengan menggunakan media datar seperti plat cetak datar, teknologi ini mampu mencetak berbagai jenis materi dengan hasil yang konsisten. 

Pentingnya teknik cetak datar adalah terletak pada kemampuannya untuk memberikan efisiensi waktu dan tenaga, serta menghasilkan produk berkualitas tinggi secara konsisten, menjadikannya pilihan yang sangat cocok dalam industri jasa percetakan masa kini.

Post a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *