call us:   0811-969-0809

Follow us:





Wellen Print
Desain GrafisCetak Dalam: Pengertian dan Penerapannya dalam Bidang Percetakan

Cetak Dalam: Pengertian dan Penerapannya dalam Bidang Percetakan

Dalam seni grafis, pengertian cetak dalam merupakan sesuatu yang wajib untuk dimengerti. Khususnya bagi yang menekuni industri percetakan, fotografi, dan desain grafis. Sebab, tanpa mengetahui teknik-teknik cetak yang tepat, tentu hasil pengerjaan objek-objek grafik jadi kurang memuaskan. Jadi, apa sebenarnya cetak dalam itu? Bagaimana prosesnya? Seperti apa pembagian ragam jenisnya?


Pengertian dari Teknik Cetak Dalam

Pengertian teknik cetak dalam adalah teknik seni grafis yang menghasilkan gambar dengan memanfaatkan permukaan bagian dalam dari plat cetak yang digores. Teknik ini juga dikenal dengan istilah intaglio print. Biasanya, media yang digunakan adalah pelat tembaga atau seng yang cukup keras untuk kemudian ditransfer pada media yang halus dan lunak.

Sejarah percetakan intaglio bermula pada abad ke-15 di mana teknik ini semula digunakan untuk melukis alias menghias senjata, alat-alat musik, berbagai benda religious, dan baju zirah. Nilai seni tinggi merupakan pokok yang utama pada pengaplikasian teknik cetak dalam sejak dulu. Lantas, bagaimana dengan cetak dalam modern dengan media lebih luas?

Martin Schongauer menjadi yang pertama menggunakan teknik cetak dalam pada pelat alias tembaga. Abad ke-17 hingga ke-18 merupakan masa keemasan dari teknik ini sehingga tidak mengherankan pembuatan gambar-gambar di atas perangko mahal menjadikannya sebagai pilihan. Albrecht Dürer, seniman sekaligus ahli Matematika asal Jerman menjadi seniman cetak dalam yang paling terkenal. 

Bagaimana Proses dari Teknik Cetak Dalam?

Sudah memahami bukan deskripsi apa itu cetak dalam berikut sejarah singkatnya? Selanjutnya, yang kamu perlu tahu adalah proses bagaimana teknik cetak itu diimplementasikan pada berbagai objek. Tahapan dari pengaplikasian teknik cetak yang satu ini sebagai berikut:

1. Menyiapkan pelat dari seng atau tembaga. Sebagaimana sudah disinggung sedikit di atas, pelat cetak dalam adalah media pertama pembuatan desain atau gambar sebelum ditransfer ke objek lainnya.

2. Langkah selanjutnya pada teknik cetak dalam adalah menyiapkan tinta. Bentuknya cair tapi kental dan mudah menempel pada pelat, sedangkan tinta untuk teknik cetak datar adalah lebih encer.

3. Tahapan terakhir jika menggunakan teknik ini untuk percetakan adalah proses pencetakan itu sendiri. Langkah ini terbagi menjadi beberapa fase secara general, yaitu:

  • Pengusapan tinta ke seluruh permukaan pelat seng atau tembaga.
  • Tinta di bagian permukaan jika menggunakan teknik cetak dalam harus dihapus, sedangkan bagian dalamnya dibiarkan.
  • Letakkan kertas atau produk percetakan apapun sesuai pesanan di atas pelat, kemudian tekan dengan alat pres.
  • Tinta dari goresan bagian dalam akan berpindah pada media yang baru.

Jenis Teknik Cetak Dalam

Memahami tentang pengertian dan cara pengaplikasian apa itu cetak dalam tidak cukup, karena kamu juga perlu memahami masing-masing klasifikasi jenisnya. Adapun ragam pengertian cetak dalam dan contohnya adalah:

Teknik Cetak Dalam Etching

Secara sederhana, teknik ini adalah menggunakan jarum etsa untuk menggores permukaan media hingga menghasilkan gambar, desain, atau sketsa yang diinginkan. Cara pembuatannya cukup mudah, sehingga tidak memerlukan keterampilan khusus:

  • Siapkan pelat tembaga.
  • Buat goresan di bagian permukaan hingga membentuk gambar yang diharapkan.
  • Lapisi permukaan yang tidak berisi goresan dengan cairan lilin.
  • Celupkan pada asam nitrat yang bersifat korosif, maka area yang sudah didesain dan tidak terlapisi lilin berhasil membentuk pola.

Penggunaan teknik etching biasanya untuk membuat plakat atau medali. Di Wellenprint, biasanya dipakai mencetak aneka souvenir dengan permukaan yang cukup keras seperti tumblr aluminium, besi, atau kaca dan korek api.

Teknik Cetak Dalam Drypoint

Pengertian cetak dalam drypoint adalah membuat gambar menggunakan jarum dan paku (atau peralatan runcing lainnya) kemudian mencetaknya pada tembaga atau bisa juga pada akrilik. Secara teknis, teknik yang satu ini menitikberatkan pembuatan goresan hingga membentuk pola sesuai desain yang diinginkan. Cara pembuatan gambar dengan teknik drypoint seperti di bawah ini:

  • Buat desain pola pada permukaan media menggunakan jarum / paku dan sejenisnya.
  • Tuang tinta ke seluruh permukaan saat pembuatan gambar selesai.
  • Biarkan sekitar 10 menit, kemudian bersihkan tintanya.
  • Tempelkan kertas atau gunakan transfer paper untuk mencetak pada objek akhir.

Teknik ini bisa diterapkan untuk proses cetak merchandise dari akrilik seperti gantungan kunci, nomor rumah, hingga plakat ucapan atau kelulusan dari akrilik.

Teknik Cetak Dalam Engraving

Bagaimana dengan cetak buku? Teknik engraving menjadi pilihan yang paling tepat. Metode ini mengutamakan nilai seni melalui ukiran yang dihasilkan. Alat yang digunakan berupa jarum tebal dan runcing. Kurang lebih sama dengan teknik cetak drypoint. Namun, alatnya khusus dan diberi nama burin. Masih sangat terbatas yang bisa menggunakan alat tersebut.

Hal ini yang membuat teknik engraving dibanderol dengan biaya jasa yang tinggi. Selain itu, kelebihan lain teknik tersebut adalah bisa digabungkan dengan teknik etching dan mezzotint. Material yang bisa diaplikasikan teknik ini adalah kayu, logam, kulit dan banyak lagi. Di Wellenprint, biasanya diterapkan untuk cetak undangan pernikahan dan cetak sertifikat.

Teknik Cetak Dalam Mezzotint

Jenis terakhir adalah mezzotint yang disebut juga metode mengerok. Sebab, pembuatan gambar atau desain menggunakan alat yang berbentuk kerokan dan disebut rocker. Bagaimana proses pembuatannya?

  • Seluruh permukaan media cetak akan dibuat kasar.
  • Setelah itu, rocker akan digunakan untuk mulai mengukir hingga membentuk pola yang diinginkan. Biasanya, efek yang dihasilkan gelap dan terang sehingga bertolak belakang dengan warna utama pelat.
  • Desain tersebut kemudian ditransfer pada media akhir.

Teknik ini menghasilkan sentuhan menarik dan elegan sekaligus. Cocok untuk digunakan pada proses produksi cetak poster, banner, store branding, hingga rak display. Baik untuk kebutuhan objek indoor maupun outdoor, teknik mezzotint memberikan hasil yang memuaskan. Apalagi saat dikombinasikan dengan engraving dan drypoint.

Detail bukan penjabaran pengertian cetak dalam hingga teknik pengaplikasian dan ragam jenisnya? Kamu bisa menemukan penggunaan teknik yang satu ini di berbagai produk percetakan yang ada didalam percetakan yang ada di mana saja.

Baca juga: Ini Sejarah Percetakan yang Perlu Kalian Tahu! Panjang Loh

Post a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
Hello 👋
Can we help you?