0

Mesin Percetakan
Teknik Cetak Tinggi: Seni Menghidupkan Relief dalam Grafis
Secara sederhana, teknik cetak adalah metode memindahkan teks atau gambar dari suatu medium ke permukaan lain untuk mendapatkan salinan serupa. Teknik ini adalah akar utama dari dunia visual modern saat ini, dari buku hingga signage. Perkembangan teknologi berperan krusial mendukung kemunculan berbagai metode cetak, teknik cetak tinggi adalah salah satunya.
Teknis cetak tinggi disebut juga dengan relief printing karena prinsip kerja yang digunakan. Bagian yang mencetak adalah sisi permukaan yang lebih tinggi atau agak menonjol. Permukaan tersebut akan menerima tinta, lalu memindahkannya ke media cetak, sementara permukaan yang lebih rendah akan tetap bersih. Mirip dengan teknik relief atau ukir, bukan?!
Namun, yang membuat teknik cetak tinggi disebut juga teknik relief tidak hanya itu, melainkan pada beberapa pengaplikasiannya memang melalui proses pencukilan pada permukaan untuk mengurangi volumenya. Tujuan utamanya sendiri untuk membentuk pola sehingga dapat menciptakan objek dengan karakteristik visual kuat serta tidak tergantikan oleh teknik cetak digital yang terus berkembang.
Teknis sederhana cara kerja teknik cetak tinggi adalah pencukilan pada bagian-bagian tertentu di permukaan datar suatu objek. Hasil cukilan tersebut memunculkan lekukan lebih rendah. Ketika tinta mengalir pada permukaan tersebut, ia hanya menempel di permukaan tinggi. Media cetak kemudian diletakkan di atasnya dan diberi sedikit tekanan, desain akan otomatis ditransfer.
Ciri khas utama dari teknik cetak tinggi tidak lain hasil cetakan yang cenderung memiliki kontras tajam dan terkadang menyisakan bekas tekanan (emboss) tipis pada media cetak. Namun, estetikanya tidak perlu diragukan, karena hasilnya sangat cantik, serta memiliki tekstur unik yang tidak dapat diciptakan oleh teknik cetak lainnya.
Supaya tetap dapat relevan dengan perkembangan teknologi, saat ini teknik cetak tinggi sudah terbagi menjadi beberapa prosedur berbeda, meskipun tetap menggunakan material-material yang umum digunakan. Ada metode woodcut, linocut, wood engraving, kolase, dan tempel.
Woodcut merupakan metode tertua dari teknik cetak tinggi menggunakan bahan papan kayu sebagai media utama. Bagian yang tidak dibutuhkan akan dicukil mengikuti arah serat kayu. Sesuai dengan material utamanya, hasil woodcut biasanya menampilkan tekstur alami serat kayu (wood grain) yang agak kasar. Teknik ini sangat populer di Jepang dan Eropa.
Berikutnya ada linocut, teknik cetak tinggi dalam seni grafis menggunakan material linoleum; bahan yang biasanya digunakan sebagai penutup lantai, sebagai media cetak. Berbeda dengan kayu, linoleum tidak memiliki serat, sehingga menukilnya lebih mudah dari segala arah. Garis halus dan lengkungan jadi lebih mudah dibuat.
Selain itu, teknik linocut memungkinkan pembuatan detail yang lebih kompleks. Teknik ini sendiri mulai populer sejak abad ke-20 dan banyak digunakan oleh seniman kenamaan dunia, seperti Pablo Picasso dan Henri Matisse. Berkat hal tersebut, popularitas teknik linocut bersaing dengan teknik cetak dalam sebagai pilihan para seniman terkenal.
Jenis lainnya dari teknik cetak tinggi adalah wood engraving yang sama-sama menggunakan kayu tapi berbeda dengan woodcut. Teknik ini menggunakan bagian ujung kayu (end grain) yang memiliki kepadatan sangat tinggi. Permukaannya yang rapat dan keras membuatnya memerlukan tambahan alat ukir yang lebih tajam, otomatis pengerjaannya lebih lama.
Namun, teknik ini mampu menghasilkan detail yang sangat presisi dan garis-garis sangat tipis, hampir menyerupai hasil cetak logam. Sebab itulah teknik wood engraving masih tetap digemari, bahkan memiliki nilai tinggi di kalangan penikmat seni.
Teknik cetak tinggi dalam seni grafis disebut relief karena kebanyakan menggunakan cara mencungkil. Namun, metode kolase ini merupakan versi modern dengan menempel beberapa material bertekstur berbeda, seperti tali, daun kering, dan potongan karton pada media utama. Langkah itu menciptakan perbedaan tinggi permukaan dan ketika diberi tinta, tonjolannya mencetak pola unik.
Terakhir, ada cetak stempel yang merupakan bentuk aplikasi teknik cetak tinggi paling sederhana dan sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari. Stempel biasanya terbuat dari karet atau polimer dengan pola yang sudah dibentuk menonjol dengan mesin modern. Tinggal mencelupkan ke bantalan tinta, stempel dapat dipakai dalam berbagai kegiatan administratif Anda sehari-hari.
Supaya lebih memahami tentang teknik cetak tinggi tersebut, penting untuk memahami tahapan-tahapan dalam pengerjaannya. Berikut adalah proses yang membuat teknik cetak tinggi dalam seni grafis disebut juga dengan relief printing.
Pertama, siapkan bidang cetak sesuai teknik yang akan digunakan, seperti kayu atau karet. Berikutnya, siapkan desain yang Anda inginkan dan pindahkan ke atas bidang cetak. Proses pencukilan dilakukan memakai alat khusus, biasanya pisau pahat. Prinsipnya, material yang dicukil atau dibuang tidak akan terkena tinta, sedangkan yang menonjol bertransformasi sesuai desain.
Setelah bidang cetak selesai dibuat, tahap selanjutnya adalah pemberian tinta. Tinta cetak biasanya lebih kental dari tinta biasa. Ratakan ke atas kaca atau pelat datar memakai rol hingga mencapai ketebalan yang sesuai. Selanjutnya, ulaskan rol tersebut di atas bidang cetak secara merata. Tinta hanya akan menempel pada permukaan yang tinggi.
Tahapan berikutnya dari teknik cetak tinggi adalah setelah bidang cetak terlapisi tinta secara merata, media cetak utama akan diletakkan dengan hati-hati di atasnya. Guna memindahkan tinta dari bidang cetak ke media utama, cukup berikan tekanan manual dengan menggosok bagian belakang media menggunakan sendok atau mesin cetak pres (printing press) otomatis.
Tahap terakhir adalah mengangkat media utama dari bidang cetak. Inilah momen krusial di mana hasil karya terlihat. Keberhasilan teknik cetak tinggi bisa dilihat dari kepekatan warna, garis tegas, dan adanya sedikit tekstur timbul pada media sebagai hasil tekanan sebelumnya. Anda tinggal mengeringkan tinta yang baru ditransfer pada media utama tersebut.
Teknik cetak tinggi adalah metode cetak yang menggunakan permukaan menonjol sebagai bidang cetak, sebuah konsep sederhana tapi revolusioner dan tetap relevan hingga kini. Melalui metode woodcut, engraving, hingga stempel, teknik ini menciptakan karakter khas yang tidak hanya menawarkan estetika, melainkan juga kualitas cetakan yang tajam, konsistensi, dan durabilitas yang tinggi.
Category
Related Posts

Mengulik Laser Cutting: Solusi Pemotongan Presisi Industri
9 Dec 2025
Mesin Percetakan
Secara sederhana, laser cutting adalah teknik pemotongan material padat dan kokoh dengan sinar laser berkekuatan tinggi. Teknologi ini tidak membutuhkan sentuhan fisik antara alat potong dengan materi

Harga Cetak Foto di Wellen Print: Mini Photobook dan Spanram
7 Dec 2025
Harga
Cetak foto merupakan proses mengubah data digital menjadi bentuk fisik memakai mesin cetak (printer) dan kertas khusus. Nilai sentimental seperti menjadi kenang-kenangan pribadi, isi album, pajangan r

Harga Cetak Sertifikat Berbagai Ukuran di Wellen Print
10 Nov 2025
Digital Printing
Sertifikat merupakan simbol pengakuan atas kompetensi seseorang atau tanda apresiasi atas partisipasi mereka dalam suatu acara. Kehadiran fisik sebuah sertifikat memiliki nilai emosional dan profes