0

Ukuran
Ukuran Desain Lanyard yang Benar: Panduan Lengkap untuk Cetak Custom
Lanyard atau tali ID card adalah salah satu merchandise dan aksesori event yang paling sering dipesan secara custom. Dari seminar korporat hingga festival musik, lanyard hadir sebagai media branding yang fungsional sekaligus stylish. Namun sebelum memesan, banyak orang bertanya: berapa ukuran desain lanyard yang benar agar hasil cetak tidak buram atau terpotong?
Artikel ini menjawab pertanyaan tersebut secara tuntas — dari ukuran standar, format file, hingga tips desain yang efektif.
Lanyard adalah tali yang dipakai melingkar di leher untuk menggantungkan ID card, badge, kunci, atau aksesori lainnya. Umumnya terbuat dari bahan polyester, nylon, atau kain, dengan lebar bervariasi tergantung jenis dan fungsinya.
Lanyard custom dengan logo dan brand perusahaan adalah salah satu merchandise paling populer karena:
Ukuran lanyard bervariasi tergantung jenis dan tujuan penggunaannya. Berikut adalah ukuran-ukuran yang paling umum:
| Lebar | Keterangan |
|---|---|
| 1,0 cm (10 mm) | Lanyard tipis, minimalis, cocok untuk aksesoris ringan |
| 1,5 cm (15 mm) | Ukuran paling umum untuk ID card event dan seminar |
| 2,0 cm (20 mm) | Populer untuk lanyard korporat dan nama yang lebih besar |
| 2,5 cm (25 mm) | Lebar, biasa untuk lanyard kerja lapangan atau konferensi besar |
Standar paling populer di Indonesia adalah lebar 1,5 cm dan 2,0 cm — cukup lebar untuk menampilkan logo dan teks dengan jelas, namun tidak terlalu besar sehingga tetap nyaman dipakai.
Panjang lanyard (diukur dari ujung ke ujung ketika sudah dijahit melingkar) umumnya adalah:
Ini adalah bagian yang paling sering membingungkan. Saat mengirimkan file desain ke percetakan, kamu perlu memastikan ukurannya sesuai dengan spesifikasi mesin cetak.
Karena lanyard dicetak dalam lembaran panjang sebelum dipotong dan dijahit, file desain biasanya dibuat dengan mengikuti lebar x panjang tali, ditambah bleed (area lebih) minimal 2–3 mm di setiap sisi.
Contoh ukuran artboard untuk lanyard 2,0 cm x 90 cm:
| Format | Keterangan |
|---|---|
| Paling direkomendasikan — preserves fonts dan vector | |
| AI (Adobe Illustrator) | Ideal jika menggunakan desain vector |
| CDR (CorelDRAW) | Umum digunakan di percetakan lokal Indonesia |
| PNG / JPG Hi-Res | Minimal 300 dpi pada ukuran sebenarnya |
Hindari mengirim file desain dari media sosial (biasanya hanya 72 dpi) — hasilnya akan sangat buram saat dicetak.
Selalu gunakan mode CMYK untuk desain yang akan dicetak. Desain yang dibuat dalam RGB perlu dikonversi ke CMYK terlebih dahulu agar warna hasil cetak sesuai ekspektasi.
1. Prioritaskan logo dan nama brand Karena lebar terbatas (1,5–2 cm), jangan coba memasukkan terlalu banyak informasi. Logo + nama perusahaan + satu slogan pendek sudah lebih dari cukup.
2. Gunakan kontras warna yang tinggi Teks terang di atas latar gelap, atau sebaliknya. Hindari warna yang terlalu mirip antara teks dan background — akan sulit dibaca dari jarak dekat sekalipun.
3. Pilih font yang besar dan tebal Font kecil dan tipis akan sangat sulit dibaca di atas lanyard yang sempit. Gunakan font bold dengan ukuran minimal yang masih terbaca setelah dicetak.
4. Pertimbangkan arah baca Desain lanyard bisa dibuat vertikal (teks mengikuti arah tali, paling umum) atau horizontal (teks melintang, biasanya untuk logo saja). Pertimbangkan bagaimana lanyard akan terlihat saat dipakai.
5. Tambahkan safety buckle atau clip Informasikan ke percetakan apakah lanyard membutuhkan pengait khusus (bulldog clip, ring oval, atau hook karabiner) agar bisa disesuaikan dengan ID card holder yang akan digunakan.
Sublimasi: Tinta diuapkan dan menyerap ke dalam serat kain polyester. Menghasilkan cetakan full-color yang halus, tahan lama, dan tidak terasa timbul. Cocok untuk desain foto atau gradasi warna banyak.
Sablon: Tinta dicetak di atas permukaan kain. Lebih cocok untuk desain satu atau dua warna solid. Lebih murah untuk desain sederhana.
Weaving (Tenun): Logo atau teks "ditenun" langsung ke dalam serat tali menggunakan benang berwarna. Hasilnya sangat premium dan tidak bisa luntur — namun hanya cocok untuk desain sederhana tanpa gradasi.
| Parameter | Ukuran Standar |
|---|---|
| Lebar tali | 1,5 cm atau 2,0 cm |
| Panjang tali | 90 cm |
| Lebar artboard (dengan bleed) | Lebar tali + 6 mm |
| Panjang artboard (dengan bleed) | 93 cm |
| Resolusi file | Min. 300 dpi |
| Mode warna | CMYK |
| Format file | PDF, AI, CDR, atau PNG hi-res |
Wellen Print menyediakan layanan cetak ID card custom dan berbagai kebutuhan merchandise korporat untuk event, seminar, seragam karyawan, hingga souvenir. Dengan mesin cetak berteknologi terkini dan tim yang berpengalaman, Wellen Print memastikan setiap detail desainmu tercetak dengan presisi.
Category
Related Posts

Ukuran Spanduk Rumah Dijual yang Ideal agar Cepat Dilirik Calon Pembeli
20 Apr 2026
Ukuran
Memasang spanduk 'Rumah Dijual' adalah cara paling klasik — dan terbukti efektif — untuk menjangkau calon pembeli di lingkungan sekitar properti. Berbeda dengan iklan online yang mungkin tidak dil

Judul: 5 Inspirasi Banner Family Gathering: Dari Gaya Formal Sampai Estetik!
6 Apr 2026
Desain Grafis
Lagi dapet tugas jadi panitia family gathering tapi bingung mau bikin banner kayak gimana? Tenang, desain banner itu ibarat "wajah" acara. Kalau bannernya keren, suasana kumpul-kumpul pasti makin tera

Ukuran Event Desk yang Tepat untuk Booth Lihat Disini
8 Mar 2026
Ukuran
Event desk adalah meja promosi atau booth portable yang dirancang khusus untuk kebutuhan event seperti pameran, seminar, hingga brand activation. Meja ini tidak hanya berfungsi sebagai alas, tetapi ju