call us:   0811-969-0809

Follow us:





Model Hijab untuk Memulai Usaha Hijab

Ada beberapa bahan dan model hijab yang perlu diketahui sebelum memulai usaha hijab dengan jasa cetak hijab. Berikut ini rekomendasinya!

Seperti yang diketahui, bahwa Indonesia merupakan salah satu negara yang mayoritas penduduknya menganut agama islam. Hijab pun menjadi salah satu kebutuhan yang banyak dicari oleh kaum muslimah. Sehingga hal ini bisa dimanfaatkan untuk memulai usaha hijab.

Namun sebelum membuka usaha ini, Anda harus tahu mengenai berbagai motif menarik yang bisa dipesan di jasa cetak hijab. Selain motif, bahan dan model hijab juga penting untuk diperhatikan. Tujuannya agar produk hijab yang Anda buat nantinya banyak diminati dan laris di pasaran.

Jenis Bahan untuk Usaha Hijab

Pemilihan jenis bahan memang penting untuk diperhatikan sebelum membuka bisnis hijab. Jika bahan-bahan yang Anda gunakan merupakan bahan terbaik, bukan tidak mungkin produk Anda akan menjadi laris di pasaran.

1. Sifon

Chiffon atau yang biasa disebut dengan sifon merupakan salah satu bahan hijab yang dibuat dari campuran sutra, nilon, katun, rayon, dan polyester. Bahan ini bisa dibilang lebih tipis dibandingkan bahan lainnya.

Meskipun tipis, tapi cukup mengkilap dan tentunya tidak mudah lecek. Hijab dengan bahan yang satu ini sangat cocok dipakai sebagai pelengkap busan formal.

2. Wolfis

Bahan ini memiliki karakteristik yang sangat halus dan licin. Hijab dengan bahan wolfis tidak akan panas ataupun nerawang saat digunakan.

Harganya jauh lebih murah dan ekonomis daripada bahan hijab yang lainnya. Wolfis banyak disukai dan sangat nyaman untuk digunakan sehari-hari.

3. Voal

Hijab yang dibuat dari bahan voal sedang menjadi trend dan banyak diminati oleh hijabers di Indonesia. Bahan ini juga cukup nyaman dipakai ketika melakukan berbagai aktivitas.

Voal sendiri dibuat dari katun yang cukup tipis. Jika dibandingkan dengan hijab paris, hijab ini sedikit lebih kaku dan juga berbulu.

Bahannya juga tidak lentur, inilah yang membuatnya sulit untuk dibentuk. Tapi memiliki kelebihan yang tidak mudah berantakan ketika digunakan.

4. Corn Skin

Hijab dengan bahan corn skin mempunyai ciri khas yang tersendiri, yaitu tekstur pada bagian permukaannya berserat mirip kulit jagung. Bahan ini tidak mudah kusut dan adem saat dipakai.

Umumnya hijab dari bahan corn skin tidak memiliki motif, sehingga sudah pasti mudah untuk dikombinasikan dengan baju bercorak ataupun polos. Namun jika ingin memiliki motif, bisa Anda pesan di jasa cetak hijab yang terpercaya.

5. Ceruti

Kain ceruti adalah salah satu jenis kain crepe yang mempunyai tekstur seperti kulit buah jeruk. Tapi kain ini cenderung lebih tipis, jatuh, dan terlihat menerawang.

Apabila diraba, kain hijab ini akan terasa sedikit berpasir. Sedangkan jika ditarik maka tidak elastis.

6. Satin

Bahan satin dibuat dari campuran sutra, polyester, dan nilon. Ciri khasnya yaitu nampak mengkilap dan dan sangat mewah. Inilah yang membuatnya cocok dipakai untuk acara resmi atau formal.

Serat kain satin sangat lembut dan tipis, sehingga harus berhati-hati untuk memakainya supaya tidak mudah mengalami robek. Ada banyak sekali jenis hijab satin yang dapat dipilih, yaitu roberto cavalli, satin silk, dan satin velvet.

7. Rayon

Rayon terkenal sebagai bahan hijab yang sangat lembut, jatuh, dan adem. Selain untuk hijab, bahan rayon juga banyak dimanfaatkan sebagai bahan selimut dan mukena.

Bahan rayon sendiri masih terbagi menjadi beberapa jenis, mulai yang tipis dengan harga murah hingga premium yang harganya sangat mahal.

Rayon kualitas premum memang lebih tebal, tidak nampak merawang, dan mempunyai ketahanan kain yang jauh lebih baik. Hijab dari bahan rayon dapat menyerap keringat sekaligus nyaman digunakan ketika udara panas.

8. Polycotton

Sesuai namanya, bahan polycotton adalah gabungan dari cotton (katun) dan polyester. Hijab dengan bahan ini memiliki tekstur yang lembut, halus, dan tidak mudah kusut. Selain itu, hijabnya juga mudah untuk dibentuk ataupun diikat.

Tapi juga memiliki kekurangan, yang dimana tidak bisa menyerap keringat dan sangat mudah bau. Jika sering digunakan maka harus dicuci secara rutin dan dikeringkan dengan baik.

9. Viscose

Bahan ini tidak berbeda jauh dengan bahan rayon. Karakter yang dimilikinya terlihat sangat mengkilap seperti sutra. Viscose sendiri berasal dari serat tanaman yang kemudian diolah sedemikian rupa hingga menjadi benang.

Hijab viscose tidak akan terasa panas saat dipakai, kainnya juga sangat kuat sehingga tidak akan mudah rusak. Tapi bahan yang satu ini mudah kusut saat dipakai. Jika disetrika menggunakan suhu yang sangat panas akan memebuat warnanya berubah menjadi kekuningan.

Rekomendasi Model Hijab yang Populer

Setelah mengetahui beberapa jenis bahannya, pemilihan model hijab juga penting. Pilih beberapa model hijab yang populer sehingga produk Anda bisa menjadi laris.

1. Hijab Segitiga

Sesuai namanya, hijab ini memiliki bentuk kain segitiga. Tapi ada sedikit tambahan seperti bandana, tujuannya untuk mempercantik bentuk hijab saat digunakan.

Biasanya digunakan untuk berbagai acara resmi atau formal. Bentuknya memang simple, tapi dengan adanya kombinasi payet, mutiara, gliter, bordir, ataupun renda membuatnya terlihat elegan.

2. Hijab Segi Empat

Selain segi tiga, ada juga jilbab segi empat yang bisa dipilih untuk usaha hijab Anda. Meskipun sempat tersisihkan dengan beragam model hijab terbaru, nyatanya model ini menjadi trend kembali.

Segi empat hadir dengan beragam kombinasi menarik yang membuatnya banyak digemari, seperti tasel, renda dan bahan voal. Bahan voal sendiri sedang menjadi tren karena nyaman dan mudah untuk dibentuk.

3. Pashmina

Pashmina hadir dengan beragam inovasi motif print yang sedang booming. Selain itu, hijab ini persegi panjang ini juga hadir dengan kain bertestur lipit atau plisket.

Salah satu alasan mengapa pashmina tak pernah sepi dari peminatnya, yaitu karena tersedia dalam banyak ukuran yang dapat disesuaikan sendiri. Menariknya lagi, hijab ini memiliki warna-warna pastel yang membuat penggunanya terlihat sangat anggun.

4. Pashmina Instan

Tak kalah dengan pashmina biasa, model hijab instan ini juga memiliki banyak penggemar. Hijab ini dilengkapi dengan tali yang ada di bagian bawah dagu, sehingga pengguna bisa lebih mudah untuk mengkreasikan dan mengaplikasikannya.

Selain itu, ada juga hijab pashmina instan dengan model tumpuk. Model ini tentu lebih simple dan mudah karena tinggal masuk. Tapi jika menggunakan pashmina ini, sangat sulit untuk mengkreasikan bentuknya. Jika ingin tampil berbeda, bisa menambahkan pin atau bros sebagai pemanisnya.

5. Hijab Syar’i (Khimar)

Hijab khimar atau syar’i juga hampir tak pernah sepi dari penggemarnya. Hijab ini hadir dengan beragam bentuk atau model seperti pad antem atau soft pad, non pad, dan pad tebal. Selain itu, ada juga khimar polos ataupun yang memiliki motif.

Desainnya yang terlihat sangat anggun membuatnya cocok untuk dipakai di acara keagamaan. Sama halnya dengan model hijab lainnya, khimar juga dibuat dengan beberapa bahan yang berbeda. Jika bahan yang digunakan semakin bagus maka akan semakin mahal juga harganya.

Deretan rekomendasi bahan dan model hijab di atas bisa dipilih untuk usaha hijab Anda. Untuk memproduksi hijab dengan bahan atau motif menarik, Anda bisa menggunakan jasa cetak hijab dari kami. Kunjungi wellenprint.com untuk mendapatkan informasi harga lebih lanjut.

Mengapa harus cetak di Wellen Print ? Karena kami memakai mesin berkualitas, sehingga kualitas terbaik dengan jaminan hasil terbaik.

Dapatkan FREE e-book Exclusive CARA BRANDING DENGAN MUDAH“, klik di sini.

Hubungi Customer Service Sekarang juga dan dapatkan penawaran harga menarik, 0811 969 0809

#cetakgapakeribet
#cetakgapakemahal
#cetakgapakeminorder
#bisacetaksatuan

Konsultasikan kebutuhan BRANDING / PROMOSI Anda kepada WELLEN PRINT

Klik Tombol kuning Dibawah untuk Konsultasi

================================================

Post a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
Hello 👋
Can we help you?